;

Kamis, 08 September 2011

BIMBINGAN MENCIPTAKAN USAHA E-LEARNING

Anda ingin memiliki memiliki e-learning sendiri, dimana Anda mengajar ratusan orang tanpa harus mengajar di depan kelas? Dengan potensi memperoleh penghasilan, hanya dengan menggunakan email, blog, dan di depan komputer.

Kami siap membagikan rahasia kami menciptakan e-learning (menulis, bisnis online, benih) kepada Anda. Adapun yang akan kami ajarkan adalah:

1. Menentukan pengetahuan dan skill yang dapat Anda tawarkan via internet
2. Menciptakan situs yang bisa memasarkan keahlian Anda
3. Cara memasarkan jasa via internet
4. Cara merancang metoda bimbingan yang tidak merepotkan
5. Cara membuat materi berupa video, modul, ebook dan tugas
6. Cara menentukan rate bimbingan

Bagi yang berminat hub 085925077652

MENJADI SEORANG GHOSTWRITER

Ghostwriter merupakan penulis professional yang menawarkan jasa penulisan buku, artikel, pidato kepada pihak lain. Namun saat ini seorang ghostwriter lebih lazim dikenal sebagai penulis bayangan untuk sebuah buku.

Mungkin Anda sering bertanya-tanya, ada banyak orang-orang yang Anda kenal memiliki kesibukan yang tinggi, namun masih sempat menulis dan menerbitkan buku?

Besar kemungkinkan mereka menggunakan jasa seorang ghostwriter. Jelas, dengan kesibukannya, mereka akan sulit menyisakan waktu untuk menulis.

Pertanyaannya, apakah profesi ini tidak bertentang dengan etika? Menurut saya tidak selama apa yang dituliskan tetap pemikiran si pemilik buku dan bukan si penulis. Yang tidak etis adalah jika seorang dilabeli pakar bukan karena sesuatu yang ada di kepalanya tapi bersumber dari pikiran orang lain.

Dan kalau ada penulis yang dengan sengaja menjual ide-idenya agar kemudian “seolah milik orang lain”, menurut saya adalah sebuah bentuk kebodohan. Jelas akan lebih baik si penulis memasarkan diri sebagai pakar di suatu bidang melalui karya-karyanya. Karena ke depannya ia memiliki kesempatan untuk mendapatkan keuntungan tidak hanya dari royalty atau penjual bukunya. Tapi juga dari sebagai pembicara atau konsultan dengan potensi penghasilan yang lebih besar dari sekedar menerbitkan buku.

Langkah-langkah Menjadi Ghostwriter
JIka Anda ingin menjadi ghostwriter penulisan buku, langkah awal yang perlu Anda lakukan jelas, menulis dan menerbitkan buku Anda. Sebaiknya Anda memiliki lebih dari 2 judul buku yang sudah terbit baru kemudian menawarkan jasa sebagai ghostwriter.

Mengapa? Jelas ini bertujuan agar Anda memiliki kredibilitas di mata klien. Pasalnya, orang akan bertanya, bagaimana Anda bisa menciptakan buku untuk orang lain, toh, Anda tidak pernah menulis buku.

Jika Anda sudah memenuhi hal di atas, Anda sudah bisa menawarkan jasa Anda kepada orang lain. Entah melalui internet, menggunakan brosur, menginformasikan kepada rekan-rekan dsb. Namun Anda harus menentukan dari awal jenis buku yang Anda tulis dan berapa rate Anda. Mengenai rate ini tidak ada patokannya. Penentunya adalah jam terbang dan popularitas. Umumnya ghostwriter menentukan ratenya per lembar. Misalnya 30.000/lembar , 100.000/lembar, dsb.

Ketika Anda mendapatkan klien, sebaiknya pastikan beberapa hal, antara lain:

1.Ingatkan jika substansi tulisan itu menjadi tanggung jawab klien Anda. Dan materi pendukung seperti bahan presentasi, video, artikel dsb harus dan wajib disediakan yang bersangkutan. Jangan sampai klien Anda mengatakan “ Kok, isi tulisan ini kurang mendalam dan berbeda dengan pandangan saya”. Kalau ada yang tidak pas dengan apa yang Anda tulis terkait isi, itu bisa berarti pengguna jasa Anda tidak menyediakan materi secara memadai atau tidak menjelaskan kepada terlebih dahulu tetap yang ingin Anda tuliskan.

2.Ingatkan jika Anda memiliki gaya bahasa tersendiri. Sebaiknya sebelum memutuskan kerjasama, pastikan klien Anda sudah membaca buku karya Anda. Jangan sampai kemudian ia berkata “ Kok, saya kurang pas dengan cara Anda menulis”. Jelas, dengan Anda memiliki karya dan sudah diterbitkan oleh penerbit, apalagi yang sudah punya nama seperti Gramedia, Mizan dsb, itu sudah membuktikan bahwa Anda memiliki kemampuan menulis. Itu bukan berarti Anda tulisan Anda kurang baik melainkan karena gaya penulisan Anda tidak cocok dengan selerannya.

3.Karena buku ini akan menjadi karya dari klien Anda, sebaiknya yang bersangkutan ikut juga mengoreksi dan mengevaluasi draft dari naskah yang Anda tulis.

4.Upayakan kerjasama ini harus memiliki kontrak kerjasama. Sehingga jelas hak dan kewajiban dari masing-masing pihak, serta jelas bentuk-bentuk penyelesaiannya jika ada masalah di kemudian hari.

Cara-Cara Menulis bagi Ghoswriter
Sesungguhnya menulis buku orang dibandingkan menulis buku sendiri, memiliki kesulitannya masing-masing. Jika menulis buku sendiri, Anda menguasai apa yang akan ditulis, namun Anda masih harus repot mengumpulkan bahan, referensi. Sedangkan ketika menulis buku orang lain, Anda mungkin tidak menguasai materinya, namun bahan untuk dijadikan tulisan cukup tersedia. Jika kurang, Anda tinggal menggalinya melalui wawancana dengan klien Anda.

Oleh sebab itu ketika Anda ingin menjadi seorang ghostwriter Anda wajib mempelajari banyak hal, meskipun tidak secara mendalam. Saya membaca buku-buku kesehatan, psikologi, komputer atau bidang-bidang lain, yang sifatnya pengantar. Tujuannya untuk meningkatkan wawasan saya. Sehingga, ketika saya mendapatkan proyek penulisan untuk bidang-bidang yang berbeda dengan bidang keahlian saya, saya masih bisa memahami apa yang hendak saya tulis.

Lalu, bagaimana langkah-langkah untuk menulis buku bagi seorang ghostwriter?

Langkah pertama. Membuat outline. Rancanglah itu bersama dengan klien Anda.

Langkah kedua. Mengumpulkan materi. Bisa berupa powerpoint, video, handout, artikel dsb yang bersumber dari klien Anda. Atau juga melalui wawancana. Itu sebabnya seorang ghostwriter juga harus menguasai teknik-teknik wawancara.

Langkah ketiga. Menetapkan schedule penulisan. Misalnya target minggu ini menulis bab 1 sebanyak 20 lembar. Untuk bahan-bahan, gunakan materi yang ada. Jika kurang, lakukan wawancana baik secara tatap muka atau dengan mengirimkan pertanyaan sistematis yang dikirimkan via email.

Langkah keempat. Setelah naskah utuh, lakukan editing. Kemudian mintalah klien Anda mengoreksi naskah yang sudah Anda tulis. Jika ada kekurangan lakukan perbaikan.

Langkah kelima. Memfinishing naskah, misalnya dengan menambah cover, daftar isi, biodata dsb.

Senin, 05 September 2011

ANDA MENULIS SEBUAH YANG LUAR BIASA


Banyak orang yang sibuk memikirkan apakah tulisannya baik? Apakah gaya bahasanya sudah mengairahkan? Apakah kata-kata yang dipilih sudah elegan? Alhasil baru menulis 1 lembar, pikirannya sudah dipenuhi kalimat evaluatif.

“ Mm, kok, rasanya tulisanku kurang ok”.

“ Kok, belum seperti tulisannya Pak Hendra Sipayung”

…bla…bla..bla..

Waspadalah. Ini adalah bentuk kerja mental block Anda. Atau sesuatu yang jahat dalam diri Anda yang tidak ingin Anda menjadi penulis. Dan inilah yang menyebabkan ada jutaan orang tidak pernah menjadi penulis buku hingga ia meninggalkan kehidupan di dunia ini. Jangan-jangan Anda termasuk yang sedang dikuasai sang jahat tersebut.

Pertanyaannya selanjutnya, bagaimana mengatasinya?
Tentu sesuatu yang jahat harus diatas dengan sesuatu yang baik. Oleh sebab itu ciptakanlah sebuah tujuan yang baik dari aktivitas menulis Anda. Mulailah mengeser fokus pikiran Anda dari “bagaimana Anda menulis” pada “apa yang Anda tulis”. Dari perhatian pada “tulisan” Anda bergeser pada “orang yang membacanya kelak”.

Dengan kata lain, anggaplah jika Anda ingin menulis untuk sebuah tujuan yakni “memberikan sesuatu yang luar biasa, bermanfaat, bagi orang banyak”. Bayangkan jika Anda menuliskan apa yang Anda ketahui, mungkin akan ada banyak orang yang terbebas dari kemalasan karena ditampar tulisan-tulisan motivasi di buku Anda. Membuat banyak orang terbebas dari pengangguran karena Anda mendorong pembaca Anda menjadi seorang entrepreneur. Atau membebaskan banyak orang dari ancaman penyakit menakutkan karena melalui karya Anda, sebuah gaya hidup sehat Anda ajarkan.

Mungkin Anda bertanya, bukankah menulis untuk sesuatu yang luar biasa menuntut sebuah kesempurnaan. Bukankah saya harus menulis dengan gaya bahasa yang menarik dan kata yang menggugah?”.

Idealnya demikian, namun jika hal tersebut membuat Anda tidak membuat karya apapun, sebaiknya indahkan pikiran tersebut.

Kuncinya sederhana. Tulislah sesuatu yang bisa Anda mengerti dan orang lain mengerti. Tidak perlu pusingkan apakah tulisan Anda memiliki penyajian yang fenomenal atau tidak. Karena lebih baik Anda memberikan sesuatu yang mungkin tidak sempurna, namun orang masih bisa memperoleh manfaat dari pengetahuan yang Anda bagikan, daripada Anda tidak membagikan sama sekali karena ingin tampil sempurna.

Oleh sebab itu menulis saat ini juga. Yakinkan diri Anda, pengetahuan apapun yang Anda miliki, ketika Anda bagikan akan Anda ribuan orang yang mendapatkan manfaat dari hal tersebut. Bahkan pengetahuan sederhanapun mungkin sangat berharga di mata orang lain. Bayangkan jika melalui apa yang Anda tulis, mereka kemudian mendoakan Anda. Maka akan Anda ribuan doa yang dipanjatkan agar Anda memperoleh kesuksesan dan kesehatan.

Senin, 29 Agustus 2011

KENALI MENULIS

My Lovely Child

Saya mengenal anak saya dengan baik, meskipun ia belum bisa berbicara. Ketika ia menggaruk-garuk mukanya, ini menandakan ia sedang merasa tidak nyaman. Berarti ia ingin segera minum susu atau tidur.

Saya bisa membedakan tangisan anak saya, ketika ia lapar atau merasa tidak diperhatikan. Cukup perhatikan matanya. Jika menangis sambil menyipitkan matanya maka kemungkinan ia lapar. Tapi jika matanya masih bisa melirik ke sana kemari, ini tandanya ia ingin diperhatian.

Saya tahu apa yang membuat anak betah dengan saya. Pertama, menyanyikan lagu “Di Bawah Sinar Bulan Purnama” dan “Di obok-obok”. Anak saya akan anteng mendengarkan saya mendendang lagu-lagu itu. Saya hanya perlu mengulang-ulangnya beberapa kali.

Kedua, anak saya senang jika saya berbicara padanya dengan bahasa “ta...ta...” atau bahasa bayi. Matanya dengan ceria melihat papa mengeluarkan coleteh seperti yang biasa ia perdengarkan.

Ketiga, adalah dengan menceritakan dongeng. Saya bisa memastikan anak saya belum mengerti apa yang saya sampaikan. Namun anehnya, setiap kali mendongeng ia mentatap saya sepertinya ia menikmati apa yang saya ceritakan.

Mengapa saya mengenal betul sifat dan karakter anak saya, meskipun ia belum bisa mengatakan “ Pa, saya senangnya papa bla...bla...bla”. Maklum usianya baru genap 6 bulan.

Alasannya sederhana, karena saya berinteraksi setiap hari dengannya. Sehingga saya akhirnya bisa merasakan apa yang ia butuhkan hanya melihat gerak-geriknya, suaranya, tangisannya dsb. Jadi rahasianya adalah, semakin sering saya bermain, bercanda, berbicara, menyentuh, memeluk anak saya, maka saya semakin mengenalnya.

Tahukan Anda, jika hal yang sama juga berlaku jika Anda ingin mengenal apa itu menulis. Semakin sering Anda berinteraksi dengan aktivitas penulisan semakin Anda mengenal apa itu menulis. Semakin sering Anda mengores lembaran kertas atau mengetik kata-kata di komputer, maka semakin Anda mengetahui bagaimana cara Anda bisa mengalirkan ide-ide dalam pikiran Anda ke dalam tulisan. Instink Anda juga akan semakin terlatih menentukan kata yang manis digunakan dalam sebuah kalimat, menyisipkan gaya bahasa tertentu dan merancang sebuah aliena yang menggoda.

Dengan semakin sering anda menulis Anda tidak hanya semakin memahami teknik-teknik penulisan. Namun juga akan mengenal kebiasaan Anda menulis. Anda bisa mengetahui saat-saat dimana Anda sepertinya kehabisan ide, dan waktu ketika Anda ingin menuliskan banyak hal. Anda juga mengetahui cara-cara untuk “melecut” inspirasi dalam pikiran Anda.

Oleh sebab itu, jika Anda ingin menjadi seorang penulis, Anda perlu mengetahui tentang penulisan itu sendiri. Anda harus membangun instink yang bekerja secara otomatis mengerakkan tangan Anda menghasilkan tulisan yang menarik. Anda juga perlu mengetahui lebih dalam tentang diri Anda sebagai seorang penulis.

Bagaimana caranya? Tidak lain dengan membiasakan menulis secara rutin. Akan lebih baik jika Anda bisa rutin menulis setiap hari. Tulislah berbagai hal, pengalaman Anda, khayalan Anda, pikiran Anda, apa yang Anda lihat, rasakan, dsb. Jangan mengkhawatirkan panjang tulisan Anda. Jika Anda bisa setengah halaman, tuliskan. Jika bisa lebih atau hingga berlembar-lembar, tentu lebih baik. Namun upayakan untuk menyelesaikan 1 tulisan setidaknya setiap hari.

Rabu, 17 Agustus 2011

MENULIS BUKU, DAN MERAUP UANG DARI SPONSOR

Jika Anda kreatif, Anda bisa mendapatkan uang dari penulisan buku tidak hanya dari royalty. Bahkan Anda bisa memperolehnya saat buku Anda baru saja terbit. Bagaimana caranya?

Tahukah Anda, dari penerbitan sebuah majalah dengan merek terkenal, sebuah perusahaan yang menerbitkannya bisa meraup Miliaran Rupiah. Namun seringkali penghasilan terbesar bukan dari penjualan bukan melainkan pendapatan dari penayangan iklan produk di lembar majalah tersebut.

Banyak perusahaan yang bersedia membayar puluhan juta untuk pemajangan iklan produknya di salah satu lembaran sebuah majalah ternama. Bayangkan jika ada puluhan lembar digunakan untuk mempromosikan produk maka penghasilan yang diperoleh perusahaan pemilih majalah, maka penghasilan dari iklan saya sudah cukup besar.

Bagaimana dengan buku? Anda bisa menerapkan hal yang sama. Namun bedanya, Anda bisa mempromosikan sebuah produk atau jasa tanpa harus menampilkan gambar. Cara lainnya bisa berupa:

1.Menyebutkan merek produk atau layanan pada tulisan Anda
2.Menyediakan space untuk profil sebuah produk atau layanan.

Iklan dalam bentuk di atas merupakan bagian dari promosi Word-of-mouth, karena si penulis secara personal menceritakan informasi namun mengaitkannya dengan sebuah produk atau jasa. Metoda ini jelas bisa bekerja lebih efektif mempengaruhi seseorang, apalagi jika si penulis dinilai pembacanya memiliki kredibilitas. Bandingkan dengan promosi yang di majalah yang oleh pembaca sudah diketahui sengaja ditampilkan oleh si pemilik produk dan jasa.

Misalnya seorang pakar komputer kemudian menyebutkan dalam tulisannya”agar komputer Anda bekerja lebih baik sebaiknya gunakan software antivirus Avira”. Apakah pembaca bukunya kemudian meragukan pernyataan sang pakar?

Namun pertanyaannya apakah dengan menulis buku yang dibiayai sponsor, dan menyisipkan iklan dalam tulisan dapat menurunkan kredibilitas si penulis? Tidak jika Anda melakukannya secara bertanggung jawab. Jika Anda ingin menyelipkan iklan dalam tulisan Anda sebaiknya pastikan dan sebaiknya juga sudah Anda buktikan jika kualitasnya handal. Hati-hati mempromosikan sesuatu hanya karena iming-iming uang, karena jika itu Anda lakukan, dan ketika pembaca Anda mencoba dan ternyata tidak terbukti keunggulannya, maka kredibilitas Anda bisa rusak.

Tentu pertanyaan selanjutnya, bagaimana langkah-langkah membuat buku yang bisa mendapatkan dukungan dari pihak sponsor?

Pertama, tulislahn buku yang bersifat how to misalnya “Cara Bertanam Karet”, “Cara Merawat Bayi, dsb. Karena dipastikan Anda akan membahas soal metoda, produk-produk atau jasa pendukung yang bisa dikaitkan dengan brand.

Kedua, sisipkan merek dari produk atau jasa tertentu, atau sisakan space dalam naskah Anda untuk menjelaskan profil produk atau jasa yang dipromosikan. Anda juga bisa menampilkan gambar untuk mendukung penjelasan Anda.

Ketiga, kemas naskah anda dengan baik. Hindari adanya salah ketik, atau kalimat yang sulit dipahami.

Keempat, ajukan proposal ke perusahaan atau pihak yang menjadi target Anda. Jelaskan mengapa mereka layak membiaya penerbitan buku Anda. Jangan lupa melampirkan draft naskah Anda.

Jika ternyata pendapatan dari sponsor cukup besar tentu tidak ada salahnya, menerbitkan buku Anda dengan biaya sendiri. Namun sebisa mungkin Anda bekerja sama dengan penerbit besar untuk mencetak dan mendistribusikannya. Tapi jika tidak memungkinkan, pastikan jika naskah Anda akan diterbitkan oleh penerbit, lalu Anda menawarkan proposal ke perusahaan sponsor.

Jika Anda berhasil mengaet sponsor maka tidak mustahil Anda bisa mendapatkan penghasilan puluhan bahkan ratusan juta dari buku Anda di luar penghasilan royalty. Bahkan sebelum atau setelah buku Anda baru diterbitkan.

BUKU MENARIK: PINTAR MEMASARKAN ORANG PINTAR


Apakah Anda ingin memiliki usaha tanpa modal? Menariknya Anda tak perlu memiliki produk atau keahlian! Buku ini akan mengajarkan Anda tentang membangun usaha dengan berkola-borasi dengan “orang pintar”. Bagaimana Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan mengatur orang yang memiliki keahlian dan menciptakan sebuah nilai yang menghasilkan.

Segala rahasia secara holistic menciptakan usaha—dengan modal dengkul—akan dibeberkan di sini. Mulai dari cara membangun kolaborasi, membuat rencana usaha, menciptakan strategi usaha yang menjual, hingga bagaimana mengembangkan usaha yang bekerja untuk Anda. Semua bisa Anda dapatkan di buku yang cukup istimewa ini.

Minggu, 14 Agustus 2011

BELAJAR MENULIS BUKU FOR BEGINNER

Anda ingin mengenal cara-cara menulis buku? Dan Anda sama sekali awam dengan dunia penulisan namun punya cita-cita ingin memiliki karya?

Kami menawarkan bimbingan menulis buku for beginner selama waktu 3 minggu (jarak jauh). Adapun yang anda pelajari:

1. Cara memiliki tema yang bisa menembus penerbit
2. Cara merancang outline
3. Cara membuat tulisan yang baik
4. Cara mengemas naskah

Bimbingan dilakukan menggunakan email dan kami menyediakan chating room 2 x seminggu waktu dan tempat sesuai perjanjian. Dengan fasilitas e-book, video, modul.

Biaya untuk mengikut bimbingan ini hanya Rp. 200.000,-/paket

Bagi yang berminat segera kirimkan biodata Anda ke konsultasimenulis@yahoo.com atau hub 085925077652